Impactful Writing — Content Writer School Lompat ke konten
Impactful Writing | Content Writer School
Impactful WritingContent Writer School

Semua orang butuh konten. Termasuk kamu.

Toko butuh caption. Dosen butuh materi. Klinik butuh artikel edukasi. Kamu butuh bio yang bikin orang percaya. Di balik semua itu ada satu skill yang sama: menulis konten. Di sini kamu belajar menulisnya dari dalam ke luar.

Pikiran yang jernih Perasaan yang antusias Struktur yang rapi
Coba jujur sebentar

Centang yang kamu tulis minggu ini.

Nggak usah mikir lama. Kalau pernah, klik saja.

0

Klik yang pernah kamu tulis. Hasilnya mungkin bikin kamu senyum sendiri.

Soal AI, kita bicara terus terang

AI bisa menggantikan tulisan. Tapi bukan menulisnya.

Yang diambil AI adalah output dari menulis: kalimat jadi, draf, ringkasan. Dan itu nggak apa-apa. Yang perlu dijaga adalah input-nya, yaitu proses menulis itu sendiri. Di situlah pikiranmu jadi terstruktur dan perasaanmu menemukan bentuknya.

Boleh diserahkan ke AI

Output: hasil tulisan

  • Draf pertama dan variasi kalimat
  • Ringkasan, parafrase, terjemahan
  • Pilihan judul dan pembuka
  • Merapikan ejaan dan format

Pakai saja. Ini alat, bukan saingan.

Tetap milikmu

Input: proses menulis

  • Kejelasan pikiran: tahu persis mau bilang apa
  • Antusiasme perasaan: alasan kamu peduli soal topik ini
  • Keputusan sudut pandang yang cuma kamu yang punya
  • Rasa puas setelah kontennya jadi

Ini yang kami latih.

Ukurannya bukan lagi seberapa banyak tulisan yang jadi. Tapi seberapa puas kamu waktu ngonten.

AI cuma memperbesar apa yang sudah ada di kepalamu. Kalau pikirannya jernih, hasilnya tajam. Kalau keruh, yang membesar juga keruhnya.

Cara kami mengajar

Writing Inside-Out: dari dalam dulu, baru keluar.

Tulisan berdampak berawal dari diri sendiri. Kamu puas dulu dengan yang kamu tulis. Pembaca menyusul. Tapi puas di sini bukan berarti asal jadi, karena tetap ada struktur Impactful Writing yang menjaganya.

  1. Jernihkan pikiran

    Sebelum satu kata ditulis, kamu tahu persis inti yang mau disampaikan dan untuk siapa.

  2. Hidupkan perasaan

    Temukan bagian yang bikin kamu antusias. Pembaca ikut peduli kalau penulisnya peduli duluan.

  3. Pakai struktur Impactful Writing

    Formula yang bikin tulisan enak diikuti dan berdampak. Ini yang membedakan puas dengan asal-asalan.

  4. Tuang, by hand atau by AI

    Alatnya bebas. Mau ngetik sendiri atau dibantu AI, sumbernya tetap kamu.

i

Kenapa dari dalam? Karena konten yang ditulis dari luar ke dalam (ikut tren, ikut template, ikut apa kata orang) cepat basi. Konten yang ditulis dari dalam punya satu hal yang nggak bisa ditiru: kamu.

Siapa content writer itu

Content writer itu peran, bukan identitas tunggal.

Selama kamu menulis untuk mengedukasi atau mengubah cara orang memandang sesuatu, dan kamu melakukannya dengan serius, kamu content writer. Nggak perlu berhenti jadi dirimu yang sekarang dulu.

Profesimu+menulis konten=content writer di bidangmu
Dosen Mahasiswa Ibu rumah tangga Guru Karyawan kantoran Pemilik UMKM Tenaga kesehatan Pendakwah Fresh graduate Pensiunan Founder Kamu
Jalan dibayar dari tulisan

Bukan cuma satu jalan. Pilih yang cocok dengan hidupmu.

Bisa satu dulu, bisa digabung. Yang penting cocok dengan waktu, karakter, dan kondisimu sekarang.

Fleksibel

Freelance per artikel

Dibayar per tulisan untuk blog, media, atau brand. Cocok buat mulai sambil kerja atau kuliah.

Stabil

Retainer bulanan

Kontrak rutin dengan satu atau dua klien. Penghasilannya bisa diprediksi tiap bulan.

Nilai besar

Proyek

Copy website, company profile, buku perusahaan, materi kampanye. Sekali jalan, nilainya besar.

Di balik layar

Ghostwriting

Menulis atas nama orang lain: buku tokoh, artikel eksekutif, konten personal brand.

Berbasis hasil

Komisi dan fee per closing

Tulisan review atau sales copy yang dibayar dari penjualan yang terjadi, lewat affiliate atau bagi hasil.

Karier

In-house content writer

Jadi tim konten di perusahaan, agensi, atau startup. Dengan bukti kompetensi, kamu nggak mulai dari nol.

Aset jangka panjang

Blog sendiri

Iklan, sponsored post, dan kerja sama brand. Satu tulisan bisa terus menghasilkan bertahun-tahun.

Berbagi ilmu

Kelas dan workshop

Yang kamu kuasai lewat tulisan bisa diajarkan lagi, online maupun offline.

Profesi utama

Konten untuk bidangmu

Dosen, dokter, atau konsultan yang menulis jadi lebih dipercaya, dan kepercayaan itu yang mendatangkan klien.

Sistem kami sendiri

UnlockThic: jual artikel premium dan ebook langsung dari blogmu.

Nggak perlu numpang di platform orang. Kunci artikel premium, buka sebagian sebagai cicipan, dan jual ebook dari blog sendiri. Pembaca bayar, aksesnya langsung terbuka.

  • Kunci artikel satuan atau buka semua dengan durasi
  • Batas kata yang boleh dibaca gratis
  • Jual ebook dengan link unduh per pembeli
  • Bayar lewat QRIS atau transfer, semua tercatat di satu email
Mulai dari sini

Dua pintu masuk yang ramah di kantong.

Belum siap ikut program sertifikasi? Mulai dari bacaan yang membuka cara pandangmu soal menulis konten.

Harga perkenalan

The Next Level Content Writer

Untuk kamu yang sudah bisa nulis, tapi belum merasa jadi content writer. Isinya peta naik level: dari menulis sekadar jadi, ke menulis yang jelas, terasa, dan bisa dibayar.

  • Cara berpikir content writer, bukan sekadar penulis
  • Menulis dari dalam: jernih dulu, baru rapi
  • Memilih jalan monetisasi yang cocok denganmu
Rp99.000Rp39.000
Ambil di Rp39.000
Kisah nyata

Content Writer Handbook

Cara Jadi Penulis Meski Awalnya Nggak Suka Baca dan Nulis

Perjalanan Kadika dari orang yang nggak suka baca dan nulis, sampai bisa hidup dari menulis. Ditulis jujur, termasuk bagian yang nggak enak diceritakan.

  • Titik awal yang jauh dari kata "berbakat"
  • Kebiasaan kecil yang mengubah arah
  • Dari nulis blog sampai dibayar karena tulisan
Dwi Andika Pratama, founder Impactful Writing
Dwi Andika PratamaFounder Impactful Writing, ngeblog sejak 2013
Yang mengajakmu

Dulu dia juga nggak suka nulis.

Kadika bukan anak yang tumbuh dengan buku di tangan. Membaca terasa berat, menulis apalagi. Tapi sejak mulai ngeblog di 2013, pelan-pelan dia menemukan bahwa menulis bukan soal bakat. Menulis itu cara merapikan isi kepala.

Dari situ datang juara lomba blog, tawaran kerja tanpa melamar, sampai gaji dua kali lipat dari gaji pertamanya. Semua karena tulisan. Tahun 2019 dia mendirikan Impactful Writing, supaya jalan yang sama bisa dilalui orang lain dengan lebih cepat.

10+juara blog nasional, 3x juara pertama
35+ebook ditulis, 44rb+ kali diunduh
4buku terbit
2.500+alumni bersertifikat
11.000+orang belajar dari 9 negara
2019Impactful Writing berdiri

"Aku nggak jadi penulis karena suka menulis. Aku jadi suka menulis karena tahu caranya."

Portofolio kerja sama

Brand dan institusi yang pernah bekerja sama.

Dari perusahaan nasional, kampus, komunitas profesi, sampai lembaga internasional.

Unilever IndonesiaUnilever Indonesia
Tempo InstituteTempo Institute
Al-Azhar Kairo MesirAl-Azhar, Kairo Mesir
UIN Syarif Hidayatullah JakartaUIN Jakarta
Universitas Muhammadiyah TangerangUniv. Muhammadiyah Tangerang
Universitas Pamulang SerangUniversitas Pamulang Serang
Lokadesa by Rumah ZakatLokadesa by Rumah Zakat
PDGI Jakarta BaratPDGI Jakarta Barat
Kreen IndonesiaKreen Indonesia
UmmaUmma Academy
RatakanRatakan.com
Kata alumni

Beda orang, beda jalan dibayarnya.

Freelance

Awalnya saya nggak berani melamar freelance karena nggak tahu basic menulis sama sekali. Materinya step by step banget. Sekarang saya sudah keterima freelance menulis artikel di portal berita Bali.

Dianisa Damayanti

Alumni CIW · ulasan asli

Klien tetap dan proyek

Ada klien yang sering repeat order dan kemarin kasih tambahan dari internal project. Lalu jadi paid partner untuk perusahaan aplikasi mental health, ada juga klien dari Bali. Worth it.

Daniel Nugroho Samuel

CIW Batch 12 · danielns.id

In-house

Setelah ikut kelas Impactful Writing dan banyakin latihan, saya dilamar salah satu startup language learning di Jogja. Makasih banyak untuk tim Impactful Writing.

Fatimatuzzuhroh

CIW Batch 2

Ulasan lainnya ada di Google Maps dan halaman testimoni.

Jalur sekolahnya

Kalau sudah siap serius, ini jalurnya.

Mulai dari mengenal diri, lalu menguasai fondasinya, lalu mengubahnya jadi penawaran yang laku.

Langkah awal, gratis

InnerInsight

Asesmen 64 pertanyaan, sekitar 10 menit. Kamu tahu arketipe penulismu, di mana kekuatan menulismu, dan jalur yang paling masuk akal.

Mulai asesmen

Level 1

Certified Impactful Writer (CIW)

Content writing dan copywriting dalam satu kesatuan. Lima modul, mentoring live, lalu uji kompetensi yang hasilnya jadi sertifikat ber-QR Code sekaligus portofolio pertamamu.

Lihat CIW

Level 2

Certified Impactful Copywriter (CIC)

Psikologi pembeli, gaya copywriting yang cocok dengan karaktermu, dan asesmen Sell Your Self untuk tahu kamu cocok menjual apa.

Lihat CIC
Yang sering ditanyakan

Sebelum kamu mulai.

Aku nggak suka nulis, masih bisa?

Bisa. Pendirinya sendiri awalnya nggak suka baca dan nulis. Biasanya yang bikin nggak suka bukan menulisnya, tapi bingung harus mulai dari mana. Itu yang dibereskan duluan.

Sudah ada AI, buat apa belajar menulis?

AI mengambil alih hasil tulisan, bukan proses berpikirnya. Orang yang pikirannya jernih dan tahu struktur akan mendapat hasil jauh lebih bagus dari AI dibanding yang cuma mengetik perintah asal. Di sini kamu tetap boleh pakai AI.

Harus jadi content writer full-time?

Nggak. Content writer itu peran. Kamu bisa tetap jadi dosen, karyawan, atau ibu rumah tangga, lalu menulis konten di bidangmu dengan jalan monetisasi yang cocok.

Aku bingung mulai dari mana.

Ambil InnerInsight dulu, gratis. Kalau mau langsung belajar, The Next Level Content Writer di Rp39.000 adalah pintu masuk paling ringan. Kalau sudah yakin, lanjut ke CIW.

Satu langkah kecil

Kamu sudah menulis konten tiap hari. Saatnya melakukannya dengan sadar.

Dengan pikiran yang jernih, perasaan yang hidup, dan struktur yang membuatmu puas setiap kali menekan tombol kirim.

Teman belajarmu,Dwi Andika Pratama & TimImpactful Writing, Content Writer School